Setelah salju turun lebat dalam beberapa hari ini, masjid-masjid di Inggris membuka pintu untuk menerima dan membantu warga yang terlantar.
Menurut laporan media setempat, suhu udara di Inggris telah mencapai angka minus dan salju masih tetap turun dengan deras.
Di samping masjid-masjid Inggris, masjid-masjid di Irlandia juga melakukan hal yang sama. Masjid-masjid di kedua negara ini menyediakan tempat dan makanan hangat untuk para warga terlantar yang berlindung.
Suhu dingin di Inggris hingga sekarang telah merenggut jiwa beberapa orang. Kekhawatiran untuk warga yang cidera di beberapa kawasan Inggris semakin meningkat.
Setelah angin kencang dan salju deras diramalkan pada hari Jumat dan liburan akhir minggu, Inggris sedang berada dalam kondisi siaga darurat.
“Penurunan suhu yang sangat drastis telah mendorong kami untuk membuka bantuan untuk warga luas,” ujar Nawaz Akbar, salah satu pengurus Masjid Makki di utara kota Manchester.
Akbar kembali menuturkan, “Dalam beberapa hari terakhir, ada sekelompok dermawan yang memberikan makanan dan tempat menginap untuk warga terlantar ini. Mereka juga bisa menggunakan masjid untuk itu.”
Akbar menyatakan, masjid tersebut memberikan banyak kemudahan dan bantuan untuk tempat menginap bagi warga yang terlantar dan juga menyiapkan makanan tradisional Bangladesh dan Pakistan untuk mereka.
“Jumlah warga terlantar di Manchester semakin meningkat. Kondisi buruk ekonomi dalam 8 tahun terakhir telah menyebabkan jumlah mereka meningkat,” ungkap Akbar.
(Al-Jazeera/Shabestan/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Posting Komentar