Gereja episkopel Amerika Serikat telah menyatakan bergabung dengan gerakan dunia boikot Israel (BDS) melalui sebuah pernyataan resmi.
“Gereja episkopel Amerika telah mengeluarkan sebuah pernyataan resmi sehubungan dengan HAM. Berdasarkan pada keputusan ini, gereja menyatakan menentang setiap bentuk penanaman modal di tanah pendudukan dan mendukung gerakan dunia boikot Israel (BDS),” ujar pernyataan resmi yang telah dikeluarkan oleh gereja episkopel kemarin.
Menurut pengakuan pusat informasi Palestina menukil dari Al-Jazirah, gereja episkopel Amerika Serikat memiliki pengikut sebanyak sekitar 2 juta orang.
Keputusan gereja episkopel yang telah diambil kemarin di kota Texas ini merupakan sebuah kemenangan lain bagi BDS.
Hingga kini, sudah banyak gereja yang telah menyatakan bergabung dengan gerakan dunia boikot Israel.
BDS bergerak untuk melawan setiap pelanggaran dan penjajahan Israel di tanah Palestina. Tujuan utama dari gerakan ini adalah menyingkap seluruh kejahatan dan aksi-aksi rasis Israel di Palestina serta mencegah setiap usaha normaliasasi hubungan dengan rezim dispotik ini.
BDS menuntut supaya seluruh perusahaan dan lembaga pendukung Israel di seluruh dunia diboikot dan setiap bentuk penanaman modal di tanah pendudukan Palestina dibatalkan.
(Al-Kautsar/Shabestan/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Posting Komentar