Penangkapan masih terus berlangsung.
Arab Saudi masih terus menginterogasi orang-orang terlibat korupsi dan membekukan rekening mereka.
Sejumlah sumber mengetahui isu ini mengungkapkan pihak berwenang menangkapi para tersangka baru dan sudah melepas sejumlah tahanan. Bank sentral Arab Saudi, The Saudi Arabian Monetary Authority (SAMA) telah memerintahkan semua bank untuk membekukan rekening kepunyaan orang-orang belum ditahan dan pihak-pihak terkait mereka.
"Rekening-rekening bank milik 376 orang, telah ditahan atau orang-orang terkait mereka sudah dibekukan sebagai langkah pencegahan," kata Jaksa Agung Arab Saudi Said al-Mujib. Dia menambahkan sejumlah tahanan sudah mulai melakukan pembayaran sebagai syarat pembebasan.
Sejak awal bulan lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi Arab saudi, diketuai oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, mulai menangkapi ratusan pangeran, konglomerat, dan pejabat atas tudingan rasuah. Mereka ditahan, termasuk Pangeran Al-Walid bin Talal dan Chairman Saudi Binladin Group Bakar Bin Ladin.
Mereka ditahan di tiga hotel mewah di Ibu Kota Riyadh, yaitu Ritz carlton, Courtyard, dan Diplomatic Quarter.
Pangeran Muhammad bin Salman bilang 95 persen dari tahanan korupsi itu sudah menyetakan bersedia berkompromi, yakni menyerahkan harta mereka sebagai syarat pembebasan. Untuk keluarga kerajaan ada syarat tambahan: bersumpah setia kepada Pangeran Muhammad, calon penguasa negara Kabah.
(Arabiya-Business/Al-Balad/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Pangeran Al-Walid bin Talal bersama ratusan anggota keluarga kerajaan, pejabat, dan konglomerat Arab Saudi ditahan di Hotel Ritz Carlton, Ibu Kota Riyadh. Mereka ditangkap atas tuduhan korupsi. (Foto: Albalad.co/Istimewa)
Arab Saudi masih terus menginterogasi orang-orang terlibat korupsi dan membekukan rekening mereka.
Sejumlah sumber mengetahui isu ini mengungkapkan pihak berwenang menangkapi para tersangka baru dan sudah melepas sejumlah tahanan. Bank sentral Arab Saudi, The Saudi Arabian Monetary Authority (SAMA) telah memerintahkan semua bank untuk membekukan rekening kepunyaan orang-orang belum ditahan dan pihak-pihak terkait mereka.
"Rekening-rekening bank milik 376 orang, telah ditahan atau orang-orang terkait mereka sudah dibekukan sebagai langkah pencegahan," kata Jaksa Agung Arab Saudi Said al-Mujib. Dia menambahkan sejumlah tahanan sudah mulai melakukan pembayaran sebagai syarat pembebasan.
Sejak awal bulan lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi Arab saudi, diketuai oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, mulai menangkapi ratusan pangeran, konglomerat, dan pejabat atas tudingan rasuah. Mereka ditahan, termasuk Pangeran Al-Walid bin Talal dan Chairman Saudi Binladin Group Bakar Bin Ladin.
Mereka ditahan di tiga hotel mewah di Ibu Kota Riyadh, yaitu Ritz carlton, Courtyard, dan Diplomatic Quarter.
Pangeran Muhammad bin Salman bilang 95 persen dari tahanan korupsi itu sudah menyetakan bersedia berkompromi, yakni menyerahkan harta mereka sebagai syarat pembebasan. Untuk keluarga kerajaan ada syarat tambahan: bersumpah setia kepada Pangeran Muhammad, calon penguasa negara Kabah.
(Arabiya-Business/Al-Balad/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Posting Komentar