Sekretaris Dewan Kebijakan Republik Islam Iran Mohsen Rezaei, Senin (19/2/2018), menyatakan negaranya akan meratakan Tel Aviv, ibu kota Israel, dengan tanah. Ancaman ini dia lontarkan sebagai komentar atas pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada konferensi Forum Keamanan Munich, Jerman, sehari sebelumnya.
“Iran akan meratakan Tel Aviv dengan tanah jika rezim Zionis ini melakukan tindakan apapun terhadap Iran,” ancamnya.
Seperti pernah diberitakan, dalam konferensi yang juga dihadiri oleh Menlu Iran Mohammad Javad Zarif itu Netanyahu telah mengacungkan kepingan logam yang diklaimnya sebagai serpihan nirawak Iran yang ditembak jatuh di wilayah Israel.
“Kami akan bertindak tanpa ragu untuk membela diri, dan jika perlu kami akan bertindak tidak hanya terhadap proksi Iran yang menyerang kami, melainkan juga terhadap Iran sendiri,” ancam Netanyahu.
Menanggapi ancaman ini Rezaei balik mengancam, “Anda tak dapat melakukan tindakan bodoh. Jika Anda melakukan satu gerakan saja maka kami tidak akan memberikan kesempatan bagi Anda untuk kabur, dan kami akan membuat Tel Aviv rata dengan tanah.”
Rezaei juga menyindir Netanyahu dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang masing-masing terlibat korupsi dan pelanggaran pemilu.
“Beruntung kami berhadapan dengan dua lawan ini, yang satu terlibat kasus korupsi besar, dan yang lain terlibat banyak kasus di pengadilan terkait dengan pemilu,” pungkas Rezaei.
(Al-Alam/Liputan-Islam/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Posting Komentar