Seorang bocah 4-5 tahun mengungsi dengan berjalan kaki di padang pasir dari Suriah ke Yordania. Sendirian.
Syukurlah ia ditemukan oleh petugas UNHCR. Ia membawa tas plastik. Isinya: pakaian ibu dan adik perempuannya yang terbunuh di Syria.
Apa yang ada di pikiran anak itu saat ia melangkah seorang diri di gurun yang panas dan sunyi itu? Dalam pikirannya, ke mana ia akan menuju?
Ia terus membawa pakaian ibu dan adiknya. Seolah ia tak mau kehilangan satu-satunya benda kenangan yang tersisa dari orang-orang yang dicintainya, setelah segalanya musnah tanpa ia mampu memulihkannya dengan cara apapun.
Terkutuklah mereka yang memulai dan melestarikan perang ini. Terkutuk.
(suaraislam/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)






Posting Komentar