Mufti Rusia menegaskan tekad bersama Mesir dan seluruh dunia untuk memerangi radikalisme, terorisme, dan ghuluw. Ia mengharap supaya Allah memelihara seluruh Muslimin dari kejahatan kaum radikal.
Demikian pernyataan ini disampaikan oleh Syaikh Nafi’ullah Asyirov, mufti Rusia, dalam kunjungan terbaru ke Kairo baru-baru ini.
“Rusia sedang menderita karena radikalisme dan ekstrimisme. Pemikiran radikal dan perusak ini telah memungut banyak korban,” ujar Asyirov.
Mufti Rusia menekankan supaya deklarasi konferensi yang telah digelar oleh Kementerian Wakaf Mesir baru-baru ini di Kairo segera dilaksanakan.
“Kita harus bersatu untuk memerangi terorisme dan menyusun definisi yang komprehensif dalam ranah internasional sehingga kelompok-kelopok radikal bisa ditindak,” tukas Asyirov.
Asyirov mengaku, para ulama Rusia sekarang sudah memulai aktifitas baru untuk menyebarkan kebangkitan Islam di 25 hingga 30 juta muslim yang ada di 7 republik Rusia. Usaha ini dilaksanakan dengan menjelaskan ajaran murni Islam yang mengajak seluruh umat manusia supaya bersahabat, hidup damai, dan menjalin persaudaraan.
Darul Fatwa Rusia telah mengambil langkah untuk menghaturkan para alumni di tingkat tinggi dan spesialis dalam urusan agama untuk menjelaskan ajaran dan syariat Islam kepada seluruh masyarakat.
Menurut Asyirov, untuk sekarang ini, warga muslim Rusia memiliki kebebasan untuk membangun masjid, yayasan, dan sekolah agama.
(Al-Yawm-Al-Sabi’/Shabestan/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)





Posting Komentar