Pesan Rahbar

Sekilas Doa Arafah Imam Husain as dan Doa Arafah Imam Husain as

Doa Arafah (Bahasa Arab: دعاء العرفة ) adalah diantara doa-doa Syiah yang menurut riwayat dibaca oleh Imam Husain as pada hari ke-9 Dzul...

Home » » Dari Kunjungan Raja Arab Saudi Ke Keluarga Khashoggi Sampai Pembentukan Komite Internasional

Dari Kunjungan Raja Arab Saudi Ke Keluarga Khashoggi Sampai Pembentukan Komite Internasional

Written By Unknown on Rabu, 17 Oktober 2018 | Oktober 17, 2018


Raja Salman, Raja Arab Saudi, dijadwalkan bertemu dengan beberapa anggota keluarga Jamal Khashoggi, penulis dan kritikus Arab malam ini.

Menurut laporan IQNA dilansir dari Arabi 21, Raja Salman dijadwalkan bertemu dengan beberapa anggota keluarga Khashoggi sebagai orang tua malam ini.

Menurut laporan itu, kunjungan raja Arab Saudi ke keluarga Khashoggi berarti pengakuan resmi atas pembunuhan wartawan kritis ini di gedung konsulat Saudi di Istanbul.

Terkait hal ini, telah dipublikasikan berita-berita bahwa inspektur Turki telah mendapatkan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa Khashoggi telah dibunuh di dalam konsulat.

Jaringan CNN Amerika Serikat juga mengumumkan bahwa Arab Saudi sedang mempersiapkan laporan yang mana di situ mengakui prihal terbunuhnya Khashoggi di konsulat negara ini di Istanbul, tetapi Arab Saudi bermaksud untuk menjustifikasi pembunuhannya karena kesalahan dalam interogasi dimana ini dilakukan tanpa instruksi dari pejabat senior negara.


Komite Internasional

Demikian juga, saat Arab Saudi berencana untuk mengakui pembunuhan Khashoggi, namun keluarganya menyerukan pembentukan komite internasional yang independen dan netral untuk menyelidiki kondisi dan situasinya.

Menurut laporan itu, anak-anak Jamal Khashoggi wartawan Saudi, hari ini (16 Oktober), mengeluarkan pernyataan tentang hilangnya ayah mereka di konsulat Saudi di Istanbul, dengan menyatakan keprihatinan atas berita kontroversial tentang ayah mereka, menyerukan pembentukan komite pencari fakta internasional yang independen dan tidak memihak untuk meneliti tentang kondisinya.

Khashoggi, seorang wartawan Saudi berusia 59 tahun yang meninggalkan negara itu setelah pengangkatan Muhammad bin Salman sebagai Putra Mahkota Arab Saudi dan pergi ke Amerika Serikat, telah menghilang sejak tanggal dua Oktober lalu setelah memasuki gedung konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Dia dalam artikel di surat kabar Washington Post mengkritik invasi Arab Saudi ke Yaman, krisis ekonomi Riyadh dengan Kanada dan penindasan terhadap para pembela hak-hak perempuan Arab Saudi.

Menurut beberapa sumber berita tidak resmi, agen keamanan Saudi menangkapnya setelah penyiksaan di dalam gedung konsulat Saudi dan memotong-motong tubuhnya dan menghilangkannya.


Pemakaman di Baqi

Demikian juga, Omar Zahrani, oposisi Saudi dari penduduk Kanada dalam Twitnya, mengumumkan bahwa ia telah memperoleh surat wasiat Jamal Khashoggi. Dalam twit tersebut dia menulis, Khashoggi berwasiat agar dimakamkan di Baqi dan di kota Nabi Muhammad (saw), jika tubuhnya utuh untuk dikubur di Baqi’.

Jamal Khashoggi, tanggal dua Oktober, pergi ke konsulat Saudi di Istanbul untuk pekerjaan-pekerjaan terkait dokumen-dokumennya dan menurut tunangannya yang menunggunya, dia tidak lagi keluar dari gedung. Para pejabat Saudi juga mengklaim bahwa dia telah meninggalkan konsulat, tetapi media merilis laporan bahwa tubuhnya dibunuh dan potong-potong di konsulat Saudi.


(Arab-21/IQNA/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Share this post :

Posting Komentar

ABNS Video You Tube

Terkait Berita: